•°• Revolusi Akhlak Dalam Keluarga •°•

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarrakatuhu…
Bismillahirrahmanirrahim…

#Sahabat fillah…
Mengacu pada apa yang peranah dilontarkan oleh Ummahatul Mukminin (Ibunda Aisyah Radhiallahu anha) saat menceritakan Akhlak Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa akhlak beliau adalah akhlak Al-quran. Sampailah kita pada sebuah pemahaman bahwa insan yang berakhlak adalah insan yang mengamalkan isi kandungan Al-quran dengan menjadikan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam sebagai teladan dalam kehidupan sehari- hari. Akhlak yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah akhlak yang tidak hanya berhubungan pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala semata melainkan akhlak yang berhubungan dengan manusia juga. Inilah kesempurnaan akhlak, jika demikian adanya akhlak itu memiliki dua dimensi, yakni taat pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan berbuat baik atau memelihara sesama manusia.

#Sahabat fillah…
Belajar dari peristiwa Revolusi Prancis, sebagai revolusi yang digadang-gadang merupakan bentuk pembelaan dan penegakan terhadap kebebasan, persaudaraan dan persamaan malah bergeser menjadi sebuah penindasan di tangan sang peguasa kekuasaan yang diktator. Sebutlah Napoleon Bonaparte yang selalu memuji-muji prinsip Revolusi Prancis akhirnya berubah menjadi seorang diktator dengan membebaskan Eropa karena ambisi dirinya untuk meraih pengakuan empirium Prancis kala itu.

Sebuah revolusi yang dianggap penting pada abad modern dewasa ini ternyata luput dari merevolusi akhlak. Akhlak merupakan bagian terpenting dalam tatanan kehidupan malah terabaikan dan lahirlah penindasan yang sejatinya bertentangan dengan fitrah manusia.

Muhham Kamil Hasan al Mahami dalam tulisannya mengungkap, revolusi (Prancis) cenderung mengabaikan persoalan penting yang mesti dipenuhi demi kebangkitan masyarakat atau bangsa. Persoalan penting ini adalah akhlak.

Jika ingin merefleksi pelajaran dari Revolusi Prancis ini dalam tatanan keluarga, maka sang ayah ibarat Napoleon Bonaparte selaku pemimpin tertinggi dalam keluarga yang menjadi aktor sang penguasa revolusi. Ayah menjadi tali kendali saat menguasai keluarga. Dan hendak di bawa kemanakah keluarga ini?… Bahtera keluarga yang indah, jikalau pusat bermuaranya hanya pada karena Ilahi. Dalam perjalanannya tidak hanya persoalan ibadah pada sang Khaliq namun perjalanan akhlak pada sesama manusia juga penting diperhatikan. Agar kelak lahirlah insan berkuasa tanpa merusak dan menghancurkan makhluk lain karena ambisi keserakahan terhadap kekuasaan.

#Sahabat fillah…
Dalam Islam tidak membawa nilai dengan kata rusak, hancur dan memusnahkan yang lain, melainkan Islam itu Rahmatan Lil Alamin yakni justru memelihara kehidupan alam dan semua makhluk yang ada.

Sebagai penutup, izinkan ana membuncahkan muara hati gelisah dengan peradaban tak berakhlak dewasa ini,

#Sahabat fillah…
Dunia dewasa ini ibarat ombak di laut
Pasang surut dengan bermainnya segala kepentingan peguasa
Kepentingan itu ibarat ombak besar yang membawa badai
Deritalah rakyatnya akibat nafsu serakah sang penguasa

Aduhai lirih hati tak bertepi melihat kebiadaban tanpa henti
Hanya mampu meanmbatkan hati pada ilahi saat bermunajat pada-Nya
Saat menujat dan melangkah, terngianglah baginda Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam yang dicintai
Oh elok nian peradaban para sahabat dibawah kekuasaannya

Satu kata inti untuk sebuah keitimewaan peradaban
Peradaban yang dibangun bukan dengan ambisi
Hanya mengangkat sebuah tampilan akhlak cerminan Qur’an
Sampailah pada munajat permohonan kiranya akhlak mulia jadi pribadi kami
Aamiin Allahumma Aamiin…

Semoga keluarga yang dipandu sang Ayah mampu merevolusi akhlak anak, istri dan masyarakat sekitarnya karena pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta’ala hingga lahirlah sebuah peradaban yang adil dalam makna sesungguhnya.
Aamiin… Aamiin Yaa Rabbal’alamin…

Wallahul muwafiq
Al afwu minkum…

Hadaanallahu waiyyakum ajma’in
wallahu’alam bishshawab…

Semoga dapat bermanfaat…^_^
Salam santun ukhuwah fillah…

Rita Al-Khansa

Sumber:
#Albar Ali Ratnah
#Dakwatuna.com
#Rita Al-Khansa (Editor)

Silahkan komentar disini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s