*WAHAI ANAKKU, BAHAGIAKANLAH KAMI DENGAN KESHALIHANMU!!*

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh… Bismillahirrahmanirrahim…

WAHAI ANAKKU, BAHAGIAKANLAH KAMI DENGAN KESHALIHANMU!!

๐Ÿ‘คAnak, adalah satu dari sekian banyak kebahagiaan. Tapi, kebahagiaan yang sesungguhnya adalah ketika mereka tumbuh besar menjadi orang-orang yang shalih. Anak adalah kebanggaan, namun kebanggaan itu ketika mereka tumbuh menjadi hamba Allah bukan hamba dunia.

๐ŸŽ“Ketika Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengabarkan tentang anak-anak yang patut dibanggakan, beliau tidak menyebut pendidikannya yang tinggi, atau pekerjaan yang baik, atau bentuk fisik yang kuat dan rupawan. Hanya satu, yaitu anak yang shalih yang bisa mendo’akan kedua orang tuanya.

( ุฅูุฐูŽุง ู…ูŽุงุชูŽ ุงู„ู’ุฅูู†ู’ุณูŽุงู†ู ุงู†ู’ู‚ูŽุทูŽุนูŽ ุนูŽู†ู’ู‡ู ุนูŽู…ูŽู„ูู‡ู ุฅูู„ุง ู…ูู†ู’ ุซูŽู„ุงุซูŽุฉู : ุฅูู„ุง ู…ูู†ู’ ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉู ุฌูŽุงุฑููŠูŽุฉู ุŒ ุฃูŽูˆู’ ุนูู„ู’ู…ู ูŠูู†ู’ุชูŽููŽุนู ุจูู‡ู ุŒ ุฃูŽูˆู’ ูˆูŽู„ูŽุฏู ุตูŽุงู„ูุญู ูŠูŽุฏู’ุนููˆ ู„ูŽู‡ู ) ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู… (1631)

๐ŸŒพ”Apabila seorang meninggal dunia maka terputuslah semua amalannya kecuali dari tiga; kecuali dari shadaqah jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak yang shalih yang mendo’akannya.” (HR. Muslim: 1631)

โ„Bukan anak yang tidak bisa menengadahkan tangannya untuk mendo’akan ayah ibunya, lantaran tangan itu terlalu lelah karena mengejar dunia. Bukan anak yang selalu lupa, alih-alih ingat dengan ayah ibunya dengan dirinya saja ia lupa.

๐Ÿ†Anak yang patut untuk dibanggakan adalah anak yang punya sesuatu yang dapat membanggakan kita di akhirat bukan di dunia. Yaitu tatkala kita dipakaikan mahkota kemuliaan disebabkan anak-anak kita.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

” ู…ูŽู†ู’ ู‚ูŽุฑูŽุฃูŽ ุงู„ู‚ูุฑู’ุขู†ูŽ ูˆูŽุชูŽุนูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูˆูŽุนูŽู…ูู„ูŽ ุจูู‡ู ุฃูู„ู’ุจูุณูŽ ูˆูŽุงู„ูุฏูŽุงู‡ู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉ ุชูŽุงุฌุงู‹ ู…ูู†ู’ ู†ููˆู’ุฑู ุถูŽูˆู’ุคูู‡ู ู…ูุซู’ู„ู ุถูŽูˆู’ุกู ุงู„ุดู‘ูŽู…ู’ุณู ุŒ ูˆูŽูŠููƒู’ุณูŽู‰ ูˆูŽุงู„ูุฏูŽุงู‡ู ุญูู„ู‘ูŽุชูŽูŠู’ู† ู„ุงูŽ ุชูŽู‚ููˆู’ู…ู ู„ูŽู‡ูู…ูŽุง ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ููŽูŠูŽู‚ููˆู’ู„ุงูŽู†ู : ุจูู…ูŽ ูƒูุณููŠู’ู†ูŽุง ู‡ูŽุฐูŽุง ุŸ ููŽูŠูู‚ูŽุงู„ู : ุจูุฃูŽุฎู’ุฐ ูˆูŽู„ูŽุฏููƒูู…ูŽุง ุงู„ู‚ูุฑู’ุขู†ูŽ ” . ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุญุงูƒู… ( 1 / 756 ) .

๐ŸŒน”Barang siapa yang membaca al-qur’an, mempelajari serta mengamalkannya maka pada hari kiamat akan dipakaikan kepada kedua orang tuanya mahkota dari cahaya, sinarnya melebihi sinar mentari, dan keduanya akan diberi pakaian yang lebih berharga daripada dunia dan seisinya. Sehingga keduanya pun bertanya; ‘Karena apa kami dipakaikan ini??’ Maka dikatakan: ‘Karena sebab anak kalian berdua yang mempelajari al-qur’an.'” (HR. Hakim 1/756, ash Shahihah: 2829)

โญAnak yang shalih, itulah cita-cita orang tua seharusnya. Maka wajarlah yang diminta oleh Nabi Ibrahim adalah anak yang shalih. Sebagaimana firman Allah Subhanahu Wata’ala menghikayatkan do’a itu:

{ุฑูŽุจู‘ู ู‡ูŽุจู’ ู„ููŠ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุตู‘ูŽุงู„ูุญููŠู†ูŽ} [ุงู„ุตุงูุงุช : 100]

๐Ÿ’Ž”Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku anak yang shalih.” (QS. Ash Shaffat: 100)

๐Ÿ•ฏMaka ajarkanlah mereka, jangan sekadar masalah dunia. Didiklah mereka dengan didikan agama. Percuma ia bergelar tinggi, bergaji besar dapat membelikan rumah mewah untuk Anda, tapi tidak bisa mendo’akan Anda.

๐Ÿ“šMaka katakanlah kepada mereka, “Wahai anakku, bahagiakanlah kami dengan keshalihanmu. Hanya satu pinta ayah dan ibu, ‘Jadilah anak yang shalih, doa kanlah kami, mintakan ampun kepada Allah, tatkala kami telah menutup mata untuk berbaring di dalam tanah.‘”

โณSebagai seorang anak, ketahuilah dan katakan pada dirimu “Aku harus bisa membahagiakan ayah dan ibu, jika seandainya di dunia aku tak mampu, maka jangan sampai di akhirat pun juga begitu.”

๐ŸŽJadilah anak yang shalih bahagiakan orang tua, berikan mahkota pada mereka sebagai ganti dan bentuk balas budi kita.

Wallahul muwafiq
Al afwu minkum…

Hadaanallahu waiyyakum ajma’in Wallahu’alam bishshawab…

Semoga dapat bermanfaat…^_^
Salam santun ukhuwah fillah…

Rita Al-Khansa

Sumber:
#http://www.maribaraja.com
#Rita Al-Khansa (Editor)

Iklan

Silahkan komentar disini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s