~ Ceritakanlah Pada Allah Swt Meski Kau Tak Mampu Berkata ~

image

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarrakatuh…
Bismillahirramanirrahim….

#Saudara-saudariku…
Jika kita sedang sedih, apapun sebabnya, tentu tak ingin kita simpan sendiri. Orang yang paling kita cari adalah yang paling dekat dengan kita. Kenapa?… Karena yang terdekat adalah yang terfaham terhadap diri kita.

#Saudara-saudariku…
Kita berharap ia memberi kita udzur atas kesedihan kita. Orang asing tak memahami. Tapi apa kita yakin, bahwa orang terdekat kita itu selalu faham 100% maksud kita?…
Ternyata tidak selalu.

Begitulah manusia. Iya, begitulah manusia. Tidak semua hal terfahami oleh manusia. Kadang hal mudah sulit difahami. Kadang hal sulit mudah difahami.
Jika kita tahu bahwa manusia begitu, maka ke mana kita pergi?… Kepada Allah al Aliim al Khabiir kita kembali.

Kembalikan pada-Nya. Ceritakan itu pada Allah. Jika itu karena salah kita, akuilah. itu salah kita.
Jikapun kita tak mau mengaku, kita tahu Allah tahu segala detail salah kita. Tiada lagi celah menghindar. Jika itu bukan salah kita, maka ceritakan pada Allah.

Bahkan, ceritakan pada Allah meski kita tak punya lagi kata yang tersisa…
Mungkin karena terlalu sedih atau memalukan…
Mungkin karena memang kita tak pandai merangkai kata…

#Saudara-saudariku…
Kekasihmu kadang kecewa kamu tak pandai merangkai kata, tetapi Allah Ta’ala senang dengan taubat hamba-Nya; padahal yang dilakukan hamba bukan cerita, bukan berkisah, bukan bertutur kata, melainkan menangis menangis menangis semata.

Melainkan menumpahkan kejujuran kata lewat air mata. Tumpah semua. Di depan Rabbnya bersimpuh. Mengakui itu semua.

Ceritakan pada Allah meski yang bisa kita berikan hanyalah air mata.
Kadang, tetesan air mata lebih punya makna dibandingkan sekadar kata.

Allah Maha Tahu…jumlatan wa tafshila, global dan terperinci, segala proposal kita. Dia Maha Tahu bait-bait di qalbu kita. Kita ingin apa, Dia Tahu. Kita benci apa, Dia Tahu. Kita bersungguh atau berpura-pura, Dia Tahu.

Tapi Dia ingin agar kita bersegera mengangkat tangan berhadapan dengan wajah bernoda kita itu.
Dia ingin kita menulis proposal permohonan pada-Nya melalui lisan maupun tangisan. Dia ingin kita membuktikan cinta kita pada-Nya setelah Dia selalu membuktikan bahwa Dia selalu peduli pada kita.
Dia selalu memperhatikan kita. Dia menyembuhkan kita saat sakit kita. Dia memberikan pelangi kita kembali setelah hujan kita.

Jika kita jujur, dan tak satu pun makhluk mempercayai kita, maka al-Khaliq tahu kejujuran kita. Jikapun Allah al-Qahhar sudah memutuskan keindahan masa depan untuk kita kelak, maka tak satu pun bisa atau bermandat menghalangi keputusannya, meskipun seluruh makhluk bersepakat menghalangi.
Karena sebenarnya cinta-Nya yang harus kita kejar, bukan cinta selain-Nya.

Maka katakan cinta kita pada-Nya jika memang jujur, dan takutlah jika kita bohong.
Makhluk bisa saling membohongi satu sama lain. Namun makhluk tak bisa membohongi Khaliqnya. Barangsiapa berbohong kepada-Nya, ia sedang membohongi dirinya sendiri.

#Saudara-saudariku…
Ceritakan pada Allah meski baru bisa setitik air mata…

Hadaanallahu waiyyakum ajma’in
Wallahu ‘alam bishshawab…

Semoga dapat bermanfaat… ^__^
Salam santun ukhuwah fillah…

Rita Al-Khansa

#Selfminder
#Renungan dan tafakur diri

Sumber:
#Ustadz Hasan Al Jaizy

Iklan

Silahkan komentar disini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s