~ Iringi Doa Dengan Perubahan Diri ~

image

Assallamu’alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh …
BismillahirRahmanirRahim …

#Sahabat saudara saudariku fillah
Do’a adalah ikhtiar batin, sedangkan usaha adalah ikhtiar lahir. Do’a tanpa usaha adalah #sia-sia, sedangkan usaha tanpa do’a adalah ciri #kesombongan diri. Sesungguhnya berdo’a dalam keadaan lapang lebih mulia daripada berdo’a dalam keadaan sempit, karena biasanya orang yang dalam keadaan lapang terlena dengan kesenangan. Do’a adalah senjata orang yang beriman, tiang tonggak agama, dan sinar cahaya langit dan bumi.

#Saudara saudariku ….
alunkan do’a dalam segala suasana, rendahkan suara, hayati maknanya, berharaplah dengan sepenuh jiwa dan teteskan air mata taubat niscaya Allah beserta kita. Sesungguhnya kekuatan do’a berada pada keimanan, ketaatan kepada Allah serta menghindarkan diri dari hal-hal yang diharamkan. Berdo’a dan berharaplah hanya kepada Allah karena hanya Dia yang Maha Mengabulkan segala harapan hingga menjadi nyata, In Shaa Allah …

#Saudara saudariku
#Do’a pada hakekatnya adalah penuntun kita untuk merubah diri.Ibarat tanaman, #kekuatan merubah diri adalah bibitnya sedangkan #do’a adalah pupuknya. Dengan pupuk tanaman akan tumbuh sumbur , namun apabila kita menabur pupuk tanpa pernah menabur benih lantas tanaman apa yang diharapkan tumbuh? …
Dalam hal ini mari kita renungkan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala berikut ini :

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawablah bahwasannya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi segala perintah-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah :186).

Demikian juga penuturan Ibnu Atha’illah dalam kitabnya Al Hikam:

Bagaimana engkau menginginkan sesuatu yang luar biasa padahal engkau sendiri tak mengubah dirimu? Dari kebiasaanmu? Kita banyak meminta, banyak berharap kepada Allah . Tapi sibuknya meminta kadang membuat kita tak sempat menilai diri sendiri. Padahal kalau kita meminta dan merubah diri, maka Allah akan memberi apa yang kita minta. Karena sebetulnya do’a itu adalah pengiring agar kita bisa merubah diri. Jika kita tak pernah mau merubah diri menjadi lebih baik maka tentu ada yang salah dengan permintaan kita.”

#Saudara saudariku
Marilah kita instropeksi diri,  nilailah kekurangan diri dan fikirkan apa yang harus kita lakukan agar Allah berkenan mengabulkan do’a kita .Tingkatkan ibadah, pengendalian diri pun diperhatikan agar terhindar dari segala perilaku maksiat. Sehingga ada nilai lebih dari do’a yakni perubahan diri lebih baik dan lebih dekat dengan Allah.

Hadaanallahu waiyyakum ajma’in
Wallahu’alam bishshawab …

Semoga bermanfaat …^_^
Salam santun ukhuwah fillah …

  • Rita Al-Khansa *

(Dikutif dari seorang teman di g+)
JazaakAllah khair akhy Refaldy Aditya

Iklan

Silahkan komentar disini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s