~ Tentang Orang Bijak ~

image

Assallamu’alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh…
BismillahirRahmanirRahim…

Asam di gunung, Garam di laut…
Sesungguhnya orang yang bijak itu ada dua jiwanya,

yang satu berjalan dari lautan menuju ke gunung, berjalan ia membawa asin-garam lautan ditubuhnya, menelusuri bukit dan lembah, hingga mencapai gunung berjalan mencari asam dari sumber di pohonnya,

yang satu lagi berjalan dari gunung turun ke lembah-lembah dengan membawa asam tubuh yang butuh pensucian diri, asam di gunung, garam di laut sama-sama saling mencari lalu bertemu dan meleburkan dirinya di belanga pengetahuanmu…

Sesungguhnya orang yang bijak itu ada dua jiwanya, laksana engkau melihat ke rumput halaman tetangga yang lebih hijau, satu sama lain saling bercermin diri, melihat kelemahan diri, tidak melihat sisi dirinya yang lebih terang ketimbang yang dilihatnya karena “perasaan yang lebih”

itu adalah lorong gelap yang tak berujung lorong gelap di mana jiwa tak dapat melihat “arah jalannya pulang”

sepasang jiwa yang berjalan dan mencari asal kampung halamannya, rindu melihat suatu gerbang, tempat ia menemukan rumah keabadiannya!

Hadaanallahu waiyyakum ajma’in
Wallahu’alam bishshawab…

Semoga bermanfaat …^_^
Salam santun ukhuwah fillah…

  • Rita Al-Khansa *

Sumber:
#Guntarmanbeni

Iklan

Silahkan komentar disini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s