~ Bagaimana Islam Memandang Orang Kidal ~

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

سْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

Bagaimana Islam Memandang Orang Kidal

Bagaimana islam memandang kidal dan bagaimana seharusnya orang kidal menempatkan dirinya??
Sebagai praktisi pendidikan anak sering kali saya mendengar, melihat dan mendapat banyak pertanyaan seputar kidal. Beberapa orang tua ada yang worryl,ada yang bangga, ada yang ragu. Bagaimana seharusnya menyikapi kidal dengan baik namun tidak bertentangan dengan syariat.
Pertama kita perlu tahu dulu apa itu Kidal atau biasa disebut lefty. Semua hal (tingkah, perilaku, watak, karakter, dan sebagainya) pada anak-anak/ manusia dipengaruhi karna 2 hal:
1. Nature (alamiah)
2. Nurture (Pola asuh)
Termasuk juga kidal.

•Yang alamiah disebabkan karena banyak hal..
– variasi rangsangan hormon testosteron pada janin yang mendorong fungsi biologis otak lebih dominan pada otak kanan sehingga bagian aktif tubuhnya menjadi sebelah kiri.
– karena keturunan genetis menurut prof. clare porac
– atau keseringan di USG (menurut para pakar peneliti otak dari swedia)
– atau karena malfunction tubuh sebelah kanan. (cacat alamiah)

•Sementara penyebab yang tergolong Nurture sangat banyak..
– melihat dari orang dewasa.
– memang dilatih
– sengaja diajarkan
– budaya sekitar
– keinginan sendiri
dan lain-lain

Kembali ke Kidal, salah ataukah tidak???
Sebenarnya kidal tidak tergolong dalam kategori Mutlak salah. Hanya saja budaya ketimuran membuat kidal dipandang menjadi sesuatu yang tidak pantas.

•Bagaimana dalam islam..???

Islam mengakomodir dan menyelesaikan semua masalah. Terkait hal ini dasar yg menjadi patokan pengkajian adl hadits Rasulullah SAW :
“Nabi SAW suka mendahulukan yang kanan ketika memakai sandal, menyisir, bersuci, dan dalam semua urusannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini bersifat anjuran atau teladan. Jika kita melakukan maka terhitung pahala karena melakukan sunnah Rasul. Jika tidak,ya tidak berdosa karena ada beberapa hal yang memang mungkin untuk beberapa orang tangan kirinya lebih aktif dan lebih kuat atau terlatih. Misal menulis, memegang sesuatu, mengangkat benda, sikat gigi, dan beberapa aktivitas rutinitas yang bersifat fitrah. Dalam hal ini itu semua boleh menggunakan tangan kiri bagi yang kidal maupun yang tidak kidal (sesekali karena suatu kondisi). namun tidak semua hal dibolehkan. Karena ada beberapa hal yang oleh islam sangat ditekankan menggunakan tangan kanan.

Hal ini berdasarkan hadits ini:
“Apabila kalian makan, gunakan tangan kanan. Jika kalian minum, gunakanlah tangan kanan. Karena setan makan dan minum dengan tangan kiri.” (HR. Muslim)
“Makanlah dengan tangan kananmu dan makan yang ada di dekatmu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dikisahkan pula bahwa Rasulullah bersabda: Hai anak Adam, bacalah nama Allah dan makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah seterusnya dengan tangan kananmu. (HR. Bukhori Muslim)

Berbeda dengan hadits di atas yang berarti anjuran atau teladan, 3 hadits ini bersifat Ketentuan/ kaidah. Sehingga tak boleh ada alasan meski kidal sekalipun. Artinya: Jika seseorang kidal, boleh ia menulis dengan tangan kiri, mengangkat sesuatu dengan tangan kiri, mengambil sesuatu dengan tangan kiri. Tapi dalam urusan makan (karena sudah ditentukan) Tetap HARUS dengan tangan kanan.

Hal ini juga berlaku untuk beberapa fitrah kehidupan dan prosesi ibadah. Misal:
meski kidal waktu attahiyat tetap harus telunjuk tangan kanan. Bukan mentang-mentang kidal ganti telunjuk yang kiri. Jabat tangan memberikan sesuatu kepada orang lain (bentuk penghormatan), makan, dan hal-hal lain yg memang secara fitrah harus tangan kanan.

Bagaimana jika tidak bisa pakai tangan kanan karena kidalnya parah padahal hal-hal yang dilakukan menyentuh hal-hal wajib dengan tangan kanan?? jawabannya adalah WAJIB DILATIH. Dasarnya? hadits ini:

Dari Salamah bin Akwa RA beliau bercerita bahwa ada seorang yang makan degan menggunakan tangan kiri di dekat Rasulullah SAW. Melihat hal tersebut Nabi bersabda: “Makanlah degan tangan kananmu”.
“Aku tidak bisa makan dgn tangan kanan”, sahut orang tersebut. Nabi marah, lalu bersabda: “Engkau memang tidak biasa menggunakan tangan kananmu” Tidak ada yang menghalangi orang tersebut utk menuruti perintah Nabi kecuali kesombongan. Seketika itu, orang ini tidak mampu mengangkat (HR. Muslim)

So.. KIDAL BOLEH.. ASAL aktivitasnya TIDAK MELANGGAR ketentuan yang SYAR’I seperti makan, attahiyat, jabat tangan, memberi orang, dan lain-lain. Namun jika itu adalah hal yang sudah ditentukan oleh Islam lewat Nabi SAW maka wajib melatih diri.

>>Mb Lily : Berarti makan dengan garpu kalau pakai tangan kiri tidak boleh ya?

>>Mb Ocha: kalau saya, makanannya dipotong-potong dulu makanannya terus makannya tetap pakai tangan kanan

>>Berarti kidal tidak salahkan ya tapi yang penting makan tetap kanan?

>>Tidak salah. Namun juga jangan digunakan sebagai dalih. Pada prinsipnya bisa diubah. Jika memang untuk kebaikan ya tidak apa-apa. kalau terlanjur asal tidak melanggar yang seharusnya dengan tangan it’s oke

Hadanallahu waiyakum ajma’in
Wallahu ‘alam bishshawab
Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh

Semoga bermanfaat….^_^
Salam santun ukhuwah…..

Sumber: http://putar.net/

Iklan

19 Comments Add yours

  1. raihan berkata:

    thanks, soalnya ane kidal

    Disukai oleh 1 orang

    1. Semoga dapat bermanfaat yà akh…

      Suka

    2. Sama-sama…
      Semoga dapat memberikan manfaat yaa …

      Suka

  2. zulfi berkata:

    saya termasuk orang kidal sejak lahir. bukan karna asuhan. karena kedua kakak saya tidak ada yang kidal. memang betul, kidal bisa dilatih sehingga bisa menggunakan tangan kanan. dulu mengetahui saya kidal, orang tua menyuruh agar dilatih supaya menggunakan tangan kanan. hingga sekarang, untuk masalah makan, menulis dan hal2 kecil saya bisa menggunakan tangan kanan. namun untuk sesuatu hal yang baru, pasti lebih enaknya memakai tangan kanan. membaca artikel d atas, saya bersyukur ortu membiasakan saya memakai tangan kanan untuk hal2 yang harus memakai tgn kanan. meskipun dulu sempat kesal karena begitu susah belajarnya.

    Disukai oleh 1 orang

    1. Subhanallah… Alhamdulillah… Allahu Akbar…

      Suka

    2. Barrakallahu fiik …
      Terimakasih sudah berkenan berkunjung …

      Suka

  3. Deria Yon Astuti berkata:

    Anak saya kidal ,sabar meltih nya tuk makan dgn tangan kanan

    terima kasih notes nya ummi

    Disukai oleh 1 orang

    1. Sama2 ukhty, semoga dapat bermanfaat yaa ukhty 🙂

      Suka

    2. Barrakallahu fiik…
      Sama-sama ☺

      Suka

  4. amin berkata:

    anak sulung saya kidal tapi makan tangan kanan dan saya serba salah melatih anak saya supaya guna tangan kanan sebab saya memang kidal akibat kecederaan masa kecil,,,

    Disukai oleh 1 orang

    1. Melatih dengan pelan-pelan dengan penuh kesabaran… In shaa Allah lambat laun nanti akan terbiasa… wallahu’alam

      Suka

  5. Siti Aysah Yusuf berkata:

    saya kidal sampai seumur 27 ini,dari kecil padahal sudah didik sama ibu sampai dimarahi waktu kecil tpi tetap tidak bisa menggunakan tangan kanan dengan baik
    tapi kalo makam saya selalu pakai tangan kanan

    Disukai oleh 1 orang

  6. El-wahid berkata:

    Saya waktu kecil seorang kidal yang di asingkan, akan tetapi karna saya merih dengan lingkungan maka saya berusaha kanan, dari umur 7 sampai 14 saya bisa beraktifitas dengan kanan saya, tapi saya penasaran kembali dan melatih tangan kiri saya lagi dan ternyata masih bisa dan lancar. Pada umur 17 tahun tepatnya masa-masa SMA saya mencoba menggabungkan kedua tangan saya agar kedua-duanya aktif, pada hasilnya tangan saya mau itu kiri atau kanan itu sama-sama bisa menulis, main badminton.
    Dan menurut kakek saya “itulah dia seseorang yang di katakan bermanfaat dalam kehidupan ini karena kedua tangannya sama-sama aktif.”
    Salam sang kidal indonesia “wassalam”

    Disukai oleh 1 orang

  7. Dara ayu berkata:

    Bagaimana jika memang hanya bisa menggunakan tangan kiri karena tanggan kanan bermasalah apa salah?

    Disukai oleh 1 orang

    1. Dear Ukhti yang baik…
      Coba dilatih untuk makan dan minum dengan tangan kanan, karena syetan makan dan minum menggunakan tangan kiri (HR. Bukhari dan muslim)

      Suka

  8. Alhamdulillah terimakasih infonya, karena saya kidal (kekuatan tangannya terletak ditangan kiri) karna sudah faktor genetic.. Namun alhamdulillah kalau untuk makan, minum, menulis saya bisa menggunakan tangan kanan. setelah membaca artikel ini saya lega 🙂 karena di tempat kerja saya sering diomong kalau pamali pakai tangan kiri untuk bekerja..

    Suka

  9. bruekkepek berkata:

    Bagaimana jika/akibat lain lain sehinga tangan kananya tidak ada….

    Suka

  10. laila berkata:

    Maaf ya, saya mau tanya nih.. Bagaimana seumpama ada kelainan dengan tangan kanan, dan terpaksa harus menggunakan tangan kiri? Mohon dijawab, terimakasih.

    Suka

Silahkan komentar disini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s